Destana Yogyakarta Selatan dan Kresnomulyo Barat Laksanakan Penebangan Pohon yang Membahayakan

 


Postlampung.com, Pringsewu - Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Pringsewu Nomor 159 tahun 2025 tertanggal 30 Desember 2025 tentang Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi, Relawan Rumah Zakat bersama Tim Relawan Desa Tangguh Bencana ( Destana ) Pekon Yogyakarta Selatan Kecamatan Gadingrejo dan Pekon Persiapan Kresnomulyo Barat Kecamatan Ambarawa bergerak cepat berkoordinasi dan mengerahkan sumberdaya yang dimiliki bersama unsur Aparatur Pekon, BPBD, Satpol PP, dan Damkarmat untuk melaksanakan Gotong Royong, Pemantauan hingga Penebangan Pohon yang karena posisinya dianggap dapat membahayakan Jiwa dan Lingkungan sekitar pada Selasa-Rabu (27-28/01/2026).

Agus Purnomo menegaskan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia termasuk Pringsewu saat ini berada pada tingkat risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, terutama banjir angin kencang dan tanah longsor. Kondisi cuaca ekstrem, curah hujan yang meningkat, serta tingginya kerentanan wilayah menjadi faktor yang harus diantisipasi dengan langkah kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang terukur dan terpadu.

“Pemerintah Pekon dan unsur relawan Destana harus meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh unsur di Pekon berada dalam kondisi siapsiaga. Ini penting agar kita tidak gagap ketika bencana terjadi,” tegas Agus.

“Pemerintah Pekon perlu memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik dalam menghadapi bencana.
Kesiapsiagaan dan kewaspadaan bencana sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa, mengurangi dampak kerusakan, serta mempercepat pemulihan pascabencana. Langkah proaktif ini, termasuk memahami risiko dan memiliki rencana evacuation, penting karena bencana sering terjadi tanpa peringatan. Kesiapsiagaan meningkatkan ketangguhan masyarakat dan mengurangi kerugian materiil.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.